Langsung ke konten utama

CERITA LAMA


Berpetualang di negeri kata 
2016 yang telah berlalu. bismillah semoga baik. semangat yang baik. iya, pandangan pertama untuk berpetualang di negeri kata. mengikuti UKM LDK MKMI UTM. UKM Kerohanian Islam di Kampus UTM. 

Muslim Basic Training itulah namanya, kalau disingkat jadi MBT. seru kegiatannya.. salah satu acara yang mendidik dan menjadikan diri ini untuk menjadi seorang muslim yang lebih baik lagi. 


Julia, Hilma, Ula, Anike, Aminah, mbak Hanun, dan masih banyak lagi.., disanalah aku mengenal mereka. saling senyum sapa, dan bertanya. saling memanggil ketika ada yang sedang dicari panitia. panitia yang terkadang usil untuk mencari waktu bercanda, agar kita semua selalu kompak dalam mengikuti semua acara.


Muslim Leadership Camp kalau disingkat jadi MLC. tidak kalah serunya juga dengan MBT. nama baru yaitu Wida dan Ayu..,di MLC lah aku bertemu mereka berdua, teman baru, suasana baru. qadarullah, satu kelompok sama yang namanya mbak Hanun. hehehe. dan dia ketua kelompoknya. kelompok 1 kita. mbak Hanun, ketua yang paling gupuhan kalau ada apa-apa, apalagi kalau tau kita beda dengan kelompok lain penugasannya.. hemtaalaah.. gupuh tingkat dewa.. bikin tambah seru suasananya..

MBT dan MLC. acara yang menurutku luar biasa. kita diajarkan namanya kompak, sabar, dan kenal. kompak dalam menghadapi semua petualangan yang ada dalam kehidupan. sabar dalam menghadapi suasana yang terkadang tidak bisa terkondisikan. kenal dengan sekitar dan memahami situasi, kondisi, dan keadaan di lapangan. nah, bekal untuk menjadi masyarakat kedepannya kelak. Dan tak lupa, kita semua diajarkan untuk menjaga persaudaraan sesama muslim. 

terkahir yang berpesan..

JAGALAH UKHUWAH..

"siapa yang jujur dalam menjalin ukhuwah dengan saudaranya maka dia akan menerima kekurangannya, menutupi kelemahannya, dan memaafkan kesalahannya." 

semangat kawan..

aku rindu kalian.. 

#SiRama

Komentar

  1. silakan berkunjung ke webnya, atau yutubnya, insyaaAlloh sudah ada pembaharuan.. :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita Aku

yang suka membaca yuk membaca, aku hanya ingin menulis cerita, cerita tentang petualangan, belajar, dan mencari ilmu sebagai bekal menuju surgaNya. lulus esema mau kemana?  berjalan dan mengamati sekeliling, ada yang sibuk mendaftar ke perguruan tinggi negeri dan ada juga yang sibuk mendaftarkan diri ke perguruan tinggi swasta. pokonya sekolah yang kayak ditipi-tipi itu lo, boleh pakai baju bebas dan sepatu yang tanpa aturan. iya, ditipi-tipi memang seperti itu adanya. jaman dulu.. hihi.. aku gak tau apa yang dulu ada dipikiranku. selama esema aku hanya mengikuti aturan dan ngikut pendapat teman-teman yang sekirannya positif untuk dijalankan. hahaha. itulah aku. sempat depresi. iya, depresi tingkat tinggi. selama beberapa hari nangis sampai mata sembab karena nilai kelulusan esempe taksesuai dengan harapan dan aku gagal masuk esema favorit di wilayah kecamatanku. lulus esema pun sama, nilaiku gak sesaui dengan harapanku. mungkin saja pada waktu itu aku masuk ke kategor...

DILAKONI SAJA

Sudah bertemu dengan angka 25. disebut dengan 1/4 abad. karena ya 1 abad itu sama dengan 100 tahun. wekaweka. hai, apa kabar dunia tulis menulis. lama tak berkabar. banyak yang masih digalaukan. hwehehe. apakah proses memperbaiki diri sendiri sudah mencapai target?? waaaaa, belum sama sekali. menangis? waaa sangat menangis.  semakin hari semakin bertambah dosa. maksiat dari dunia maya tak terkalahkan. candu dengan dunia yutub yang tidak berfaedah. nyesel???? nyesel iya. diri ini memang sangat amat bodoh. selalu mengulangi dan mengulangi. butuh support sistem untuk hal kebaikan???? waa butuh banget. kamu galau kenapa sih? dikit dikit galau, dikit dikit sedih, kenapa sih?  kok aneh banget.  wkwkwk namanya juga berjenis perempuan, jadi selalu mengedapankan perasaan. beda kalau berjenis laki laki. hehehe. yuk kita baca dan renungi postingannya salah satu ustadz yang ada di Indonesia, ini postingan yang ada di instagram beliau.. PADA AKHIRNYA KITA AKAN SAMPAI PADA TITIK "YANG ...

KAYA MALAS atau MISKIN KREATIF?

KAYA MALAS atau MISKIN KREATIF? Sobat, barang kali anda pernah berpikir, mau berwirausaha namun tidak punya modal. Atau bisa jadi berkata andai aku terlahir dari ayah dan ibu yang kaya raya, niscaya saya jadi pengusaha. Sobat, sekedar berandai andai memang mudah, namun merubah khayalan anda menjadi kenyataan tentu tidak semudah lamunan. Betapa banyak pemuda yang terlahir dari keluarga kaya raya, namun kini menjadi pengangguran atau paling kurang lebih memilih menjadi karya wan. Alih alih menjadi pengusaha, sekedar bermimpi menjadi pengusaha saja tidak pernah bahkan tidak mau.   Fakta ini membuktikan bahwa wira usaha bukanlah urusan modal atau keturunan. Kewira usahaan adalah urusan keinginan, tekad dan keberanian untuk mencoba. Tekad yang kuat, dan keberanian mencoba bila dilengkapi dengan keuletan, niscaya menjadi keahlian.   Dahulu Khalifah Umar bin Al Khatthab berkata: الخرق في المعيشة أخوف عندي عليكم من العوز، لا يقل شيء مع الإصلاح ولا يبقى شيء على الفسا...