Mohon maaf
untuk semua kata yang membuat hati terluka. Karena aku belum tahu. Dan lidah
takbertulang bersama syaitan yang selalu beriringan.
Karena aku
belum tahu dan fakir ilmu. Aku tidak tahu mana yang dihukumi benar dan salah. Aku
hanya mendapatkan ilmu secara bertahap. Dan mungkin aku tidak faham dengan
tepat.
Karena aku
belum tahu. Kenapa ketika aku salah banyak fitnah membuncah dan ketika dia
salah banyak toleransi dan tidak apa lah.
Karena aku
belum tahu. Wanita memang dominan dengan rasa dan jarang dengan logika. Sedikit
salah mungkin akan jadi masalah. Sedikit salah tingkah akan jadi timbul fitnah.
Aku belum tahu apa yang sebenarnya harus diperbaiki. Mungkin karena sakit hati
bisa jadi balas dendam yang bertubi-tubi dan hati-hati. Wanita pada umumnya.
Karena aku
belum tahu. Alloh Yang Maha Tahu. Alam mencoba selalu membersamai dan
memberitahu. Tapi apalah aku, yang goblok dengan sengaja. Sehingga membuat
kondisi yang tak biasa.
Aku yang
diberi amanah mungkin juga goyah. Mata orang jangan disalahkan, penilaian orang
jangan disalahkan itu sudah menjadi haknya. ingin aku membersamai tapi selalu tersakiti dan
disalah arti. Ya Rabb, kuatkan hati ini.
Ketika itu
pertanyaan yang tidak terjawab tapi pembelaan selalu dibenarkan. Kepercayaan selalu
dipertimbangkan dan diperhatikan. Iya, karena jalan ini memang berat. Karena aku
bukan siapa-siapa seharusnya aku tidak disana. Ah itu mungkin penyesalan dan
pengalaman yang berharga. Alloh sudah mentakdirkan semua.
Yang perlu
diingat, kamu berjalan sendiri. Kelak di yaumul hisab juga
mempertanggungjawabkan sendiri. Belajarlah untuk selalu instropeksi diri. Bisa jadi
Alloh sedang mempersiapkan yang terbaik untukmu. Jangan merasa sendiri. Berpikirlah
yang simple-simpel aja, ketika gak punya teman atau ternyata teman terbaikkmu
selama ini diambil orang (beralih pada yang lain), inget, Alloh akan punya
ganti lebih baik lagi. Sabarlah dalam menunggu karena Alloh selalu
menyayangimu. #Hiks
Semua ini
belajar. Ada yang mau dibenarkan berarti ada yang mau disalahkan. Ada yang
mengeyel dengan berpendapat berarti harus ada yang lebih sabar dalam menguatkan
dan selalu membersamai dalam perjalanan. Karena semua kondisi tidak selalu sama
dalam hitungan detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun, dan musim yang
selalu berganti.
Ayo belajar
lebih dewasa. Jangan diulangi lagi ketika ada salah. Jangan sakit lagi ketika
ada yang menyakiti. Ayo bangkit. Semua diletakkan dan diserahkan pada Alloh
pemilik bumi dan langit.
Komentar
Posting Komentar